Berita

MTsN 2 Tanah Datar Tegaskan Komitmen pada Ekoteologi; Ubah Barang Bekas Menjadi Karya Bernilai

Tanah Datar, Rabu  19 November 2025 – MTsN 2 Tanah Datar terus menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui berbagai program kreatif berbasis ekoteologi. Di bawah kepemimpinan Kepala Madrasah Ibu Aslinda, M.Pd yang sebagai kandidat Doctor, upaya pelestarian lingkungan tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang melibatkan seluruh warga madrasah.

Salah satu langkah strategis yang menjadi perhatian ialah pemanfaatan barang bekas sebagai bahan utama karya seni dan perlengkapan madrasah. Program ini dirancang untuk menumbuhkan karakter peduli lingkungan sekaligus mengasah kreativitas peserta didik.

Beberapa inovasi yang berhasil dibuat antara lain:

1. Ban Bekas Disulap Menjadi Kursi dan Meja Saung

Ban bekas yang sebelumnya tidak terpakai kini diolah menjadi kursi dan meja saung madrasah. Selain ramah lingkungan, furnitur ini menambah estetika dan menjadi ruang istirahat favorit peserta didik.

2. Tutup Galon Menjadi Hiasan Gantung (Caping)

Ratusan tutup galon dikumpulkan dan dirangkai secara artistik hingga menghasilkan hiasan gantung berbentuk caping. Karya ini menjadi simbol kreativitas sekaligus kepedulian terhadap pengurangan sampah plastik.

3. Ember Cat Berubah Menjadi Hiasan Taman

Ember cat yang biasanya dibuang setelah digunakan kini dialihfungsi menjadi dekorasi taman. Dengan sentuhan seni, ember tersebut mempercantik sudut-sudut taman madrasah.

Ibu Aslinda, M.Pd mengungkapkan bahwa program ini bukan hanya bertujuan memperindah lingkungan, tetapi juga menanamkan kesadaran ekologis kepada peserta didik sejak dini. Menurutnya, madrasah harus menjadi ruang edukasi yang mengintegrasikan ilmu, iman, dan kepedulian terhadap alam. Dengan berbagai inovasi ini, MTsN 2 Tanah Datar semakin dikenal sebagai madrasah yang konsisten mengembangkan budaya ramah lingkungan. Program ekoteologi yang terus digiatkan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi madrasah lain dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang hijau, kreatif, dan berkelanjutan.

Loading

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button